Berdzikr Sesudah Salam
Setelah salam (takhiyad / tasyahud akhir) disunatkan berdzikr setelah mengerjakan shalat sesuai Sunnah
sebagai berikut:
1. Berdasarkan hadits dari Tsauban riwayat Muslim
No.548, biasanya apabila Rasulullah SAW selesai Sholat, beliau istighfar 3
kali:
أَستَغْفِرُاللهَ , أَستَغْفِرُاللهَ , أَستَغْفِرُاللهَ
(Astagfirulloh, Astagfirulloh, Astagfirulloh)
2.
Berdasarkan
hadits di atas setelah istighfar 3 kali, Rasulullah SAW membaca:
أللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ
السَّلاَمُ تَباَ رَكْتَ ياَذَاْلجَلاَلِ وَ اْللإِ كْرَامِ
(Allohumma antassalaamu waminkassalaamu tabaa rokta yaa dzaljalaali wal ikroom)
"Ya Allah! Engkaulah yang memiliki
kesejahteraan, dari pada-Mu kesejahteraan, Maha Tinggi Engkau ya Tuhan yang
mempunyai kebesaran dan kemuliaan."
Setelah
membaca dzikr tersebut, Imam berpaling menghadap jama'ah (hadits dari Samurah
bin Jundub, riwayat Bukhori No.462); atau berpaling ke sebelah kanan, karena
Rasulullah SAW biasa berpaling ke sebelah kanan (hadits dari Al Barra', riwayat
Muslim, No.673); boleh juga berpaling ke sebelah kiri. (Dari Ibn. Mas'ud;
Panduan Sholat Lengkap, hlm.608-609).
3. Membaca:
لاَإِلَهَ
إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ وَهُوَ عَلىَ
كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ
(Laa ilaha illalloohu wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wahuwa 'ala kulli syay in qodiir)
"Tidak ada Tuhan melainkan
Allah, Tuhan yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya semua kerajaan
dan pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu."
(Hadits dari Warrad Maula al Mughirah
bin Syu'bah riwayat Muslim, No.549, Bukhori, No.461).
4. Membaca:
اَللَّهُمَّ
لاَ ماَنِعَ لِماَ أَعْطَيْتَ وَلاَ مُعْطِيَ لِماَ مَنَعْتَ وَلاَيَنْفَعُ ذَااْلجَدِّمِنْكَ
اْلجَدُّ
"Ya Allah! Tidak ada yang dapat
menahan (menghalangi) pemberian-Mu; dan tidak ada pula yang dapat memberi apa
yang Engkau halangi ; dan tidak bermanfaat (kekayaan) bagi orang yang mempunyai kekayaan,
dari Engkaulah kekayaan itu (berasal)."
(Berdasarkan Hadits sda). Dzikr No.3 dan 4 menyatu.
5. Membaca:
لاَإِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ
لَهُ لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ وَهُوَ عَلىَ كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ لاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ إِلاَّ باِللهِ
لاَإِلَهَ إِلاَّاللهُ وَلاَ نَعْبُدُإلاَّإِيّاَهُ لَهُ النِّعْمَةُ وَلَهُ اْلفَضْلُ
وَلَهُ الثَّناَءُاْلحَسَنُ لاَإِلَهَ إلاَّاللهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنُ وَلَوْ
كَرِهَ اْلكَافِرُوْنَ
"Tidak ada Tuhan selain
Allah, satu-satu-Nya, tidak ada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kekuasaan dan
pujian, Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tidak ada daya dan upaya melainkan
dengan Aliah. Tidak ada Tuhan selain Allah, dan kami tidak menyembah melainkan
hanya kepada-Nya. Bagi-Nyalah semua pujian yang indah. Tidak ada Tuhan selain
Allah, kami dengan ikhlas beragama karena-Nya sekalipun dibenci oleh
orang-orang kafir."
6. Membaca:
أَللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ
وَحُسْنِ عِباَدَتِكَ
(Allohumma a'innii 'ala dzikrika wa syukrika wa husni 'ibaadatika)
"Ya Allah! Berilah aku pertolongan untuk
selalu mengingat-Mu dan mensyukuri-Mu dan beribadah kepada-Mu dengan sebaik
mungkin."
(Hadits
dari Mu'adz bin Jabal, riwayat Ahmad, Abu Daud dan an Nasai dengan sanad yang kuat)
7.
Membaca: Subhanalloh 33x, Alhamdu Lillah 33x,
Allohu Akbar 33x; dan ditutup dengan:
لاَإِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ
لَهُ لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ وَهُوَ عَلىَ كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ
(Hadits dari Abu Hurairah, Muttafaq 'alaih)
Dzikr/membaca Tasbih, Tahmid dan Takbir tersebut
ada beberapa macam:
a.
Sebagaimana tersebut di atas
b.
Subhanalloh 33x; Alhamdu Lillah 33x; Allohu
Akbar 34x. (Dari Ka'ab bin 'Ujroh, riwayat Muslim, No.552)
c.
Subhanalloh 33x, Alhamdu Lillah 33x, Allohu
Akbar 33x. (Dari Abu Hurairoh; Muttafaq 'alaih)
d.
Subhanalloh 10x, Alhamdu Lillah 10x, Allohu
Akbar 10x. (Dari Abu Hurairoh; riwayat Bukhori)
e.
Subhanalloh 11x, Alhamdu Lillah 11x, Allohu Akbar 11x.
(Dari Abu Hurairoh; riwayat Bukhori)
f. Membaca bacaan berikut ini sebanyak 25x:
(Dari Ibn. Umar, riwayat An
Nasai dan Turmudzi)
Mengingat keenam
bacaan Tasbih, Tahmid dan Takbir di atas seluruhnya berdasarkan Sunnah Rasul,
maka alangkah baiknya setiap macam kita amalkan setelah Sholat Fardhu. Namun harus diingat
bahwa cukup salah satu saja setiap selesai Sholat Fardhu.
8.
Membaca ayat
Kursy yang merupakan
ayat ke 255 dari surat al Baqoroh
(Dari Abu Umamah, riwayat An
Nasai dan At Thobroni).
9.
Membaca surat al Ikhlas, al Falaq dan an Nash.
(Dari Uqbah bin Amir,
riwayat Abu Daud, an Nasai dan at Turmudzi).
10. Khusus setelah Sholat Shubuh dan Maghrib
membaca 10 kali:
لاَإِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ
لَهُ لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ يُحْيِى وَيُمِيْتُ بِيَدِهِ اْلخَيْرُ وَهُوَ
عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
(Dari Abd. Rahman bin
Ghanam, riwayat Ahmad dan At Turmudzi)
11. Membaca:
رَبِّ قِنِى عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ
عِباَدَكَ أَوْتَجْمَعُ
عِباَدَكَ
(Robbi qinii 'adzaabaka yawma tab'atsu 'ibaadaka aw tajma'u 'ibaadaka)
"Tuhanku
peliharalah aku dari azab-Mu pada hari Engkau bangkitkan hamba-hamba-Mu atau
pada hari Engkau kumpulkan hamba-hamba-Mu."
(Dari Al Barra; riwayat Muslim)

2 comments:
wesss, mantap ilmu lagi nih :)
terima kasih sudah bersedia membaca, hehe... :)
Posting Komentar