Rating:

Django kembali lagi ke layar film, kali ini kulitnya jauh lebih berwarna.

Sinopsis:
       Agaknya Quentin Tarantino memang membuat film yang melawan arus. Meskipun film ini dianggap mewakili karakter Django, namun tidak sepenuhnya sewarna. Pertama karakter Django ini kulit hitam, dan sangat Amerika. Bila melihat Django orisinil, tentunya karakternya adalah pria kulit putih dan dikenal sebagai film koboi buatan Italia atau spaghetti cowboy. Terlepas dari itu Tarantino juga membuat cerita yang jauh berbeda. Django versi Tarantino ini bekas budak yang dibebaskan oleh Dr. King Schultz. Schultz dikenal sebagai dokter gigi di wilayah ini, namun profesi sejatinya adalah bounty hunter. Schultz tak memberikan kebebasan pada Django secara gratis.

     Django adalah satu-satunya orang yang pernah melihat Brittle Brothers. Sebagai balas budi Schultz meminta pada Django untuk menemukan dan membunuh gank itu. Schultz juga berjanji akan membantu Django untuk membebaskan isterinya Broomhilda dari tangan Francophile Calvin Candie. Candie adalah pemilik Candyland dimana budak pria dilatih seperti gladiator dan budak perempuan menjadi pelacur.

Ulasan:
Jika dilihat dari sinopsis di atas, maka yang terlintas dalam benak saya adalah sebuah film Aksi Amerika yang sangat Hollywood. Biasanya penuh dengan adegan tembak-menembak dan ledakan yang super lebay. Tapi setelah menonton filmnya, ternyata dugaanku sangat salah. Film Django Unchained adalah sebuah film drama yang sangat memukau dengan kualitas akting yang brilian dari pemainnya. Terutama pemeran Django (Jamie Foxx), Dr. King Schultz (Don Johnson) dan Francophile Calvin Candie (Leonardo Di Caprio).

Sepanjang film saya sangat menikmati dialog-dialog para pemain yang sangat brilian. Meskipun adegan-adegan sadis-realis berceceran di setiap durasi film, yang menurut saya adalah spesialisasi Tarantino dalam film-filmnya (masih ingat Kill Bill volume 1, 2 dan 3?).

Ada sebuah adegan menarik yang menggelitik pikiran saya, yaitu ketika Calvin Candie si tuan tanah yang memiliki ratusan budak mengundang Dr. Schultz-yang anti perbudakan- untuk makan malam di salah satu rumah mewahnya. Candie menjelaskan bahwa berdasarkan penelitian para ahli biologi di Eropa, otak kecil yang terletak di bagian tengah otak manusia, berfungsi untuk kecerdasan dan kreatifitas bagi kulit putih. Sedangkan bagian yang sama di otak manusia kulit hitam (negro), ternyata memiliki fungsi yang berbeda. Bagian otak tersebut berfungsi sebagai : Rasa Setia, Melayani dan Rasa Takut.

Ternyata sudah tabiat manusia dari jaman dahulu kala untuk selalu mencari pembenaran dari setiap tindakannya yang bertentangan dengan nurani.......  





2 comments:

Posting Komentar

Ngeblog Sejak © Mei 2013

Powered by : Blogger